Oleh: Izhar Ashofie
Di Desa Oepliki, Sub Lansekap 71 Noebeba, Kabupaten Timor Tengah Selatan, seorang petani milenial bernama Kakak Jekson Liubana menunjukkan bahwa pekarangan rumah dapat menjadi sumber pangan sekaligus penghasilan tambahan bagi keluarga.
Perjalanan Kakak Jekson bermula ketika ia mengikuti kegiatan kebun dapur secara komunal atau berkelompok yang dilaksanakan di desanya. Dari kegiatan tersebut, ia mulai belajar tentang pemanfaatan lahan pekarangan untuk menanam berbagai jenis sayuran yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari kebun kelompok kemudian ia praktikkan secara mandiri di pekarangan rumahnya.
Dengan tekun dan konsisten, Kakak Jekson mulai mengembangkan kebun dapur di rumahnya. Berbagai jenis sayuran seperti kangkung, sawi, cabai, dan tomat ditanam untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga. Hasilnya sangat terasa. Saat ini kebutuhan sayuran untuk rumah tangga sudah dapat tercukupi dari kebun sendiri. Bahkan, ketika panen melimpah, Kakak Jekson dapat membagikan sebagian hasilnya kepada tetangga di sekitar rumah.
Tidak hanya untuk konsumsi keluarga, kebun dapur tersebut juga memberikan penghasilan tambahan. Sebagian hasil panen dijual di pasar harian Desa Oepliki, sehingga membantu menambah pendapatan keluarga.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari cara pengelolaan yang dilakukan oleh Kakak Jekson. Ia menerapkan sistem budidaya organik dengan perawatan tanaman secara rutin. Menurutnya, penggunaan bahan organik membuat tanaman tumbuh lebih sehat. Hasil panen pun memiliki kualitas yang berbeda dibandingkan dengan penggunaan bahan kimia.
Sayuran yang dihasilkan lebih tahan lama, berbuah lebih lebat, jumlahnya lebih banyak, dan rasanya tidak pahit.
Melihat manfaat yang dirasakan, Kakak Jekson memiliki harapan besar agar apa yang ia lakukan dapat menjadi contoh baik bagi petani milenial lainnya. Ia ingin semakin banyak generasi muda yang memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran secara organik. Dengan demikian, selain memperkuat ketahanan pangan keluarga, kegiatan ini juga dapat membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di Desa Oepliki dan secara umum di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Kisah Kakak Jekson Liubana membuktikan bahwa dari pekarangan rumah yang sederhana, lahir perubahan nyata bagi ketahanan pangan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
