Pak Sudarman atau akrab di sapa Pak Suda’, seorang pria kelahiran Cenrana 40 tahun yang lalu. Aktifitas sehari-harinya sebagai petani tambak dan di sela kesibukannya beliau juga aktif sebagai anggota BPD dan driver perahu di desanya.
Sejak tahun 2022 CIFOR-ICRAF masuk di desanya, beliau aktif menjadi pemandu lokal untuk membantu teman-teman ICRAF mengumpulkan data riset yang di lakukan di Desa Pusunge. Pada saat itu juga beliau menjabat sebagai kepala dusun. Semua kegiatan yang dilakukan di desanya tidak pernah terlepas dari bantuan Pak Sudarman. Dia juga aktif di kelompok belajar dan mendapatkan pengetahuan mengenai budidaya tambak silvofishery, kebun dapur dan pengelolaan hasil tambak. Banyak pengetahuan dan pengalaman baru yang di dapatkan selama bergabung di kelompok belajar ICRAF, tutur beliau.
Di lahan tambak seluas 4 hektar, beliau menerapkan pengetahuan yang di dapatkan dengan menggunakan teknik polikultur. Dimana dalam satu petak tambak di budidayakan berbagai macam komoditi, seperti sango-sango, udang, dan bandeng. Banyaknya komoditi tambak secara otomatis membuat biaya produksi juga meningkat termasuk penggunaan pupuk kimia. Berbekal pengetahuan yang diperoleh dari proses pelatihan, bapak satu anak ini aktif membuat dan menerapkan POC eceng gondok di lahan tambak miliknya dan tambak anggota kelompok yang ada di desanya. Selama menggunakan POC eceng gondok, air di tambak menjadi lebih jernih dan pertumbuhan komoditi yang ada menjadi lebih maksimal. Penggunaan POC ini selain ramah lingkungan, biaya produksi di tambak bisa di tekan dan mengurangi penggunaan bahan kimia di tambak.
Beliau juga mengatakan berhasil meningkatkan produksi hingga 30 persen untuk komoditi sango-sango. “Terima kasih dengan adanya program ICRAF di desa kami dan melibatkan saya sebagai petani champion, sehingga saya dapat mengaplikasikan ilmu yang saya peroleh serta membaginya ke teman-teman petani yang lain terutama pembuatan dan penggunaan POC eceng gondok itu. Kami berharap dengan hal tersebut dapat membantu menyejahterakan dan meningkatkan produktivitas di desa kami” ucap Pak Sudarman.
Dengan Berbekal pengetahuan dan seringnya ikut kegiatan pelatihan yang di laksanakan oleh ICRAF, beliau semakin percaya diri untuk tampil di depan petambak untuk membagikan ilmu dan pengetahuannya.
