Bagikan:
Tentang Dua Boccoe
Dua Boccoe terletak di bagian utara Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mencakup wilayah seluas ±5.192 hektare yang tersebar di Kecamatan Dua Boccoe serta sebagian Kecamatan Tellu Siattinge dan Cenrana. Lanskap ini merupakan bagian hilir DAS Bila-Walanae yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan sistem hidrologi dan mendukung kehidupan masyarakat di wilayah sekitarnya.
Didominasi oleh area penggunaan lain (APL), lebih dari 60% lanskap dimanfaatkan sebagai lahan pertanian seperti padi, palawija, dan hortikultura. Lanskap ini menjadi ruang hidup bagi sekitar 20 desa dengan lebih dari 33.000 jiwa yang bergantung pada sektor pertanian sekaligus nilai-nilai budaya dan keanekaragaman hayati yang khas, termasuk keberadaan Goa Mampu sebagai habitat penting.
Di tengah potensi tersebut, lanskap Dua Boccoe menghadapi sejumlah tantangan strategis, antara lain:
Tantangan Utama
Praktik pertanian monokultur yang mengurangi keberlanjutan lahan
Ancaman banjir kiriman dari wilayah hulu DAS Walanae
Keterbatasan infrastruktur dasar, akses air bersih, dan akses pasar
Tekanan terhadap lingkungan akibat alih fungsi lahan, pembalakan liar, serta risiko bencana seperti longsor dan kebakaran hutan
Potensi ekowisata yang belum berkembang optimal meskipun memiliki kekayaan alam dan budaya yang tinggi
Untuk mewujudkan bentang lahan Dua Boccoe yang asri, sehat, dan lestari, strategi utama yang dikembangkan meliputi:
Strategi Pengembangan
Perlindungan habitat dan konservasi keanekaragaman hayati, termasuk kelelawar di kawasan Goa Mampu
Pengembangan sistem pertanian ramah lingkungan dengan diversifikasi sumber pendapatan
Pengembangan ekowisata berbasis potensi lokal
STRATEGI-1
Perlindungan Habitat dan Konservasi Kelelawar
STRATEGI-2
Pengembangan Sistem Pertanian dengan Pendapatan yang Beragam dan Ramah Lingkungan
STRATEGI-3
Pengembangan Ekowisata
Lebih lanjut tentang Kahu, bisa dibaca di: [Dokumen Taklimat SL 70]
Tema Kunci dan Paket Belajar
Dalam mewujudkan visinya, TP2CI SL 70 – Dua Boccoe menawarkan tema kunci berikut, dengan lima paket belajar yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.
“SL 70 Dua Boccoe sebagai pusat belajar pertanian cerdas iklim dan pengembangan pupuk organik guano untuk peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan”
- Pengaturan jarak tanam
- Pemilihan jenis tanaman utama dan tanaman sela
- Pemilihan tanaman naungan/pelindung
- Penanaman
- Pemeliharaan dan pengendalian hama dan penyakit
- Mengenal alat dan bahan yang dibutuhkan
- Proses pembuatan pupuk organik padat dan cair
- Penyimpanan
- Aplikasi pada tanaman
- Filter pupuk (disaring – POC, diayak – organik padat)
- Pengemasan produk
- Labeling kemasan
- Penyimpanan
- Strategi marketing
- Syarat pembibitan
- Seleksi biji
- Penyemaian
- Media tanam
- Perbanyakan vegetatif
- Pemilihan komoditas tanaman (sayur, rempah, buah dan tanaman umbi-umbian)
- Penyemaian (media dan alat pendukung)
- Pemeliharaan dan PHPT – penggunaan pestisida nabati
- Panen dan pasca panen
Tim Kerja

Cabbeng
Koordinator Tim Inti

Pakkassalo
Tim Inti

Tempe
Tim Inti

Lallatang
Tim Inti

Lallatang
Tim Inti

Cabbeng
Tim Inti

Pakkassalo
Petani Pemandu
Cerita
Selama empat tahun terakhir, para petani pelopor di Dua Boccoe aktif belajar, bereksperimen, dan menerapkan praktik pertanian cerdas iklim melalui berbagai pengalaman di lapangan. Berikut kisah-kisah mereka:
Lokasi Kami
Kunjungi Kami
Anda dapat belajar langsung di kebun kami dengan ketentuan pengajuan kunjungan sebagai berikut:
- Peserta setiap kelompok yang bekunjung minimal 10 orang
- Kegiatan kunjungan dikoordinasikan kepada Koordinator Tim Inti 2 minggu sebelum pelaksanaan kegiatan
- Membayar uang muka sebesar 30% dari total 4 hari sebelum kegiatan, melalui Transfer ke No Rek Rosdiana BRI: 305301025848534
- Mentaati tata tertib di TP2CI SL 70
Hubungi lebih lanjut







