Bagikan:
Tentang Amanuban APL
Amanuban APL terletak di bagian tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, mencakup wilayah Kecamatan Amanuban tengah, Oenino, Amanuban Timur, Kuatnana, dan Polen. Wilayah seluas 10.477 ha ini memiliki proporsi kawasan hutan yang kecil, yaitu sekitar <10%. Sisanya (APL), sebagian besar menjadi rumah bagi 21 desa yang ditopang oleh pertanian lahan kering dan komoditas unggulan seperti asam dan kemiri.
Wilayah ini merupakan wilayah beriklim kering yang belum dikelola sepenuhnya secara lestari. Amanuban APL menghadapi berbagai isu strategis, di antaranya:
- ketersediaan dan akses sumber air yang terbatas sehingga kekeringan terjadi ketika musim kemarau
- angka stunting dan gizi buruk cukup tinggi karena rendahnya akses dan pengetahuan terhadap pangan yang bergizi dan beragam
- praktik tidak ramah lingkungan seperti tebas bakar ketika masuk musim tanam masih luas dilakukan
Untuk mewujuakan visi bentang lahan Amanuban APL yang dikelola bersama-sama untuk kesejahteraan masyarakat, lanskap ini memiliki beberapa strategi, yaitu:
- pengentasan stunting dan gizi buruk
- pengambangan budi daya pertanian cerdas iklim
- perlindungan sumber mata air dan rehabilitasi daerah kritis
- pengembangan hasil hutan bukan kayu (HHBK) unggulan
STRATEGI-1
Pengentasan Stunting dan Gizi Buruk
STRATEGI-2
Pengembangan Budi Daya Pertanian Cerdas Iklim
STRATEGI-3
Perlindungan Sumber Mata Air dan Rehabilitasi Daerah Kritis
STRATEGI-4
Pengembangan HHBK Unggulan
Lebih lanjut tentang Amanuban APL, bisa dibaca di: [Dokumen Taklimat SL 47]
Tema Kunci dan Paket Belajar
Dalam upaya mewujudkan visinya, TP2CI Amanuban APL menawarkan tema kunci pembelajaran:
“Lokasi praktik pertanian ramah lingkungan dan bernilai ekonomis yang dikelola secara berkelanjutan”
dengan paket belajar:
PAKET 1: Pengolahan pupuk organik dan pestisida nabati untuk kebun pekarangan B2SA
Materi yang dipelajari:
- Pemanfaatan limbah dapur untuk dijadikan pupuk organik
- Cara membuat pupuk dan aplikasi pupuk
- Pengenalan bahan-bahan untuk pembuatan pestisida nabati
- Cara membuat dan aplikasi pestisida nabati sesuai dengan serangan hama penyakit
- Pembelajaran pemanfaatan pekarangan rumah untuk kebun dapur
- Penentuan jenis tanaman yang cocok sebagai tanaman pekarangan
- Pembuatan bedengan kunci
- Pengenalan teknologi hemat air (irigasi tetes, infus)
Durasi: 90 menit
Fasilitas:
- Alat dan bahan pembuatan pupuk dan pestisida nabati
- Poster
- ATK
- Konsumsi
- Cindera mata (bibit sayur / hasil panen/pupuk/pestisida hasil belajar
PAKET 2: Konservasi tanah dan air melalui sistem agroforestri mamar
Materi yang dipelajari:
- Pembuatan terasering menggunakan bingkai A (penguat teras, strip rumput)
- Teknologi hemat air (irigasi tetes, sprinkler)
- Desain kebun Agroforestri
- Pemilihan jenis tanaman (pohon buah/kayu)
- Jebakan air/tanam air panen air-menggunakan kembali air (siklus air)
- Sistem pertanian tanpa bakar
- Perbanyakan tanaman secara vegetatif
Fasilitas:
- Alat dan bahan praktik
- Poster
- ATK
- konsumsi
- cinderamata bibit buah
Durasi: 90 menit
PAKET 3: Pengembangan hasil pertanian menjadi produk olahan yang aman, bergizi, dan bernilai ekonomis
Materi yang dipelajari:
- Pengenalan jenis tanaman yang dapat diolah menjadi usaha
- Penanganan pasca panen
- Pengolahan hasil pertanian (produk olahan, minuman herbal)
- Pengenalan pengemasan produk
- Pengenalan legalitas usaha
- Pengenalan sistem pemasaran
- Pengenalan cara analisis usaha
Fasilitas:
- Alat dan bahan memasak keripik
- poster
- ATK
- konsumsi
- cinderamata produk olahan
Durasi: 90 menit
Tim Kerja

Hoi
Koordinator Tim Inti, Petani Pemandu

Hoi
Tim Inti, Petani Pemandu

Hoi
Tim Inti, Petani Pemandu

Bone
Tim Inti, Petani Pemandu

Sopo
Tim Inti, Petani Pemandu

Lakat
Tim Inti

Tetaf
Tim Inti

Kec. Oenino
Tim Inti

Kec. Amanuban Tengah
Tim Inti

Naukae
Tim Inti

Hoi
Tim Inti

Hoi
Petani Pemandu
Cerita
Selama 4 tahun terakhir, para petani pelopor di Amanuban APL telah mempelajari, mengalami, mencoba, dan menerapkan praktik pertanian cerdas iklim. Simak kisah-kisahnya:
Cerita lainnya
Lokasi Kami
Kunjungi Kami
Anda dapat belajar langsung di lokasi kami dengan ketentuan sebagai berikut:
- Setiap kunjungan dikenakan biaya kontribusi Rp 300.000,- per paket belajar untuk minimal 10 orang pengunjung. Lebih dari 10 orang, berlaku kelipatannya
- Jika pengunjung berjumlah >30 orang, akan diberikan satu vandal untuk kelompok pengunjung, setara dengan potongan harga Rp 50.000
- Lebih dari 1 paket belajar, biaya kontribusinya dikenakan kelipatannya
- Kegiatan kunjungan dikoordinasikan dengan Koordinator Tim Inti minimal 2 minggu sebelum pelaksanaan kegiatan
- Pemesanan kunjungan disertai dengan pembayaran uang muka sebesar 50% dari total biaya, 4 hari sebelum kegiatan dimulai
- Jika anggaran untuk kunjungan Anda saat ini terbatas, kami menawarkan penyesuaian harga dengan pengurangan fasilitas cinderamata, salinan materi pembelajaran, atau kudapan
- Jika ingin berkunjung saja secara perseorangan, tidak ada ketentuan untuk pembayaran paket pembelajaran. Anda dapat langsung menghubungi tim inti
- Tim inti atau petani pemandu juga bisa diundang menjadi pemateri di luar lokasi TP2CI
Hubungi lebih lanjut
Galeri
Bahan Ajar Terkait
Prinsip Penerapan Pertanian Cerdas Iklim di Lahan Kering Nusa Tenggara Timur
Lihat
Pembuatan dan Pengelolaan Pembibitan Tanaman
LihatPedoman Pembuatan dan Penggunaan Pestisida Nabati Cerdas Iklim
Lihat
Panduan Pembuatan dan Penggunaan Pupuk Organik untuk Mendukung Pertanian Cerdas Iklim
Lihat
Panduan Pengelolaan Kebun Dapur Sumber Pangan dan Gizi Keluarga
Lihat









































